Monday, February 20, 2012

Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri Periode 2 Tahun 2012

0 comments
Kementerian Pendidikan Nasional meluncurkan unggulan untuk mahasiswa program sarjana, pascasarjana, dan doktoral di seluruh Indonesia dengan anggaran cukup besar. Beasiswa itu terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Beasiswa unggulan itu tidak hanya membuka kesempatan bagi mereka yang memiliki nilai akademik bagus, tetapi juga bagi yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan seni. Perguruan tinggi yang mengajukan mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa unggulan itu memiliki akreditasi minimal B dan sedang mengembangkan program double degree di kampusnya.

Alokasi anggaran dari APBN di Kemdiknas untuk pelaksanaan program Beasiswa Unggulan mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Tahun 2006, saat pertama kali program ini dirintis, pemerintah menganggarkan dana Rp. 30,06 miliar, tahun 2007 Rp. 227 miliar, tahun 2008 Rp. 177,99 miliar tetapi dipotong Rp. 35,39 miliar sebagai akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak sehingga hanya tersisa Rp. 142,60 miliar. Kemudian tahun 2009 turun menjadi Rp. 74 miliar dan tahun 2010 direncanakan naik menjadi 77,5 miliar.


Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 13883/A2.4/LN/2012, Tanggal 17 Februari 2012, Biro Perencanaan dan Kerja sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, dinyatakan bahwa:

Jenjang S1

No.
Nama
Universitas
Program Studi
1.
Nabila
Institut Teknologi Bandung
Teknologi Industri
2.
Toza Riswanto
Universitas Bina Nusantara
Ekonomi dan Keuangan
3.
Ummi Salmah Chandranegara
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka
Pendidikan Bahasa Jepang
4.
Aulia Hairani
Universitas Padjajaran
Ekonomi dan Bisnis

Jenjang S2

No.
Nama
Universitas
Program Studi
1
Maulid Taembo
Universitas Gadjah Mada
Ilmu Linguistik
2
Dewa Ken Budiputra
Institut Teknologi Bandung
Farmasi
3
Pande Made Nova Armita
Institut Teknologi Bandung
Farmasi
4
Pristy Arnita
Institut Pertanian Bogor
Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan
5
I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
Institut Teknologi Bandung
Farmasi
6
Anak Agung Gede Rai Yai Yadnya Putra
Institut Teknologi Bandung
Farmasi
7
Dewanti Ratna Pertiwi
Universitas Sanata Dharma
Bahasa Inggris
8
Rudiansyah
Universitas Indonesia
Hukum dan Kehidupan Negara
9
Asrul Ibrahim
Universitas Indonesia
Ilmu Hukum
10
Helmi Nurjamil
Universitas Indonesia Hukum Tata Negara
11
Dita Adi Saputra
Universitas Gadjah Mada
Ilmu Kimia
12
Aldila Septiana
Universitas Negeri Malang
Pendidikan Ekonomi
13
Kamal Fuadi
Universitas Indonesia
Kajian Stratejik Ketahanan Sosial
14
Chandra Duwita Ela
Universitas Negeri Malang
Pendidikan Luar Sekolah
15
Susanti Partiningsih
Universitas Negeri Jakarta
Pendidikan Bahasa
16
Respati Prajna Vashi
Universitas Negeri Jakarta
Pendidikan Bahasa
17
Ramawati
Universitas Gadjah Mada
Ilmu Kehutanan
18
Akhmad Junaidi
Universitas Indonesia
Kajian Ketahanan Nasional
19
Muhammad Kurnia
Universitas Indonesia
Hukum Tata Negara
20
Muhammad Abduh
Universitas Padjajaran
Kenotariatan
21
Heru Edi Kurniawan
Universitas Sebelas Maret
Psikologi
22
Hesbul Bahar
Universitas Jayabaya
Ilmu Hukum
23
Suwinarno Nadjamuddin
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika
dan Komputer LIKMI Bandung
Sistem Informasi
24
Herwan Suwandi
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika
dan Komputer LIKMI Bandung
Sistem Informasi
25
Chandra Andhika Putra
Institut Teknologi Bandung
Administrasi Bisnis
26
Erdisa Dipidua
Universitas Padjajaran
Linguistik Inggris
27
Hida Arliani Nur Anisa
Universitas Padjajaran
Biologi
28
Weny Hikmah Syahputri
Universitas Gadjah Mada
Profesi Psikologi

Jenjang S3

No
Nama
Universitas
Program Studi
1
Mutiara Puspita Dewi
Institut Teknologi Bandung
Teknik Kimia
2
Soesy Sri Wulandari
Universitas Negeri Surabaya
Pendidikan Sains
3
Wahsuns
Universitas Negeri Malang
Bimbingan dan Konseling
4
Fatma Asmi Agusi
Universitas Negeri Jakarta
Pendidikan Anak Usia Dini
5
Agus Purwanto
Universitas Indonesia
Ilmu Kesejahteraan Sosial
6
Akmal Mundiri
UIN Maulana Ibrahim Malang
Manajemen Pendidikan Islam
dinyatakan LULUS dan berhak menerima bantuan untuk melaksanakan kegiatannya masing-masing. Dan dimohon untuk mengirimkan rincian anggaran disertakan fotokopi buku tabungan dan surat keterangan dari universitas yang menerangkan jumlah anggaran pendidikan, ke alamat email mandiri_bu@yahoo.co.id

Friday, February 3, 2012

Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri Periode 1 Tahun 2012

0 comments
Kementerian Pendidikan Nasional meluncurkan unggulan untuk mahasiswa program sarjana, pascasarjana, dan doktoral di seluruh Indonesia dengan anggaran cukup besar. Beasiswa itu terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Beasiswa unggulan itu tidak hanya membuka kesempatan bagi mereka yang memiliki nilai akademik bagus, tetapi juga bagi yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan seni. Perguruan tinggi yang mengajukan mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa unggulan itu memiliki akreditasi minimal B dan sedang mengembangkan program double degree di kampusnya.

Alokasi anggaran dari APBN di Kemdiknas untuk pelaksanaan program Beasiswa Unggulan mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Tahun 2006, saat pertama kali program ini dirintis, pemerintah menganggarkan dana Rp. 30,06 miliar, tahun 2007 Rp. 227 miliar, tahun 2008 Rp. 177,99 miliar tetapi dipotong Rp. 35,39 miliar sebagai akibat dampak kenaikan bahan bakar minyak sehingga hanya tersisa Rp. 142,60 miliar. Kemudian tahun 2009 turun menjadi Rp. 74 miliar dan tahun 2010 direncanakan naik menjadi 77,5 miliar.


Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 7556/A2.4/LN/2012, Tanggal 27 Januari 2012, Biro Perencanaan dan Kerja sama Luar Negeri, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, dinyatakan bahwa:

Jenjang S1

No.
Nama
Universitas
Program Studi
1
Abdul Rajab
STAIN Malikussaleh Lhokseumawe
Bahasa Inggris
2
Rahmiyati
STAIN Malikussaleh Lhokseumawe
Bahasa Inggris
3
Deta Apritantia
Universitas Indonesia
Kedokteran Gigi
4
Catherin Rumambo Mogot
Universitas Gunadarma
Teknik Informatika
5
Arif Mauluddin
Universitas Al-Azhar
Pendidikan Agama Islam
6
Oktarina Sri
Universitas Islam Indonesia
Ilmu Hukum

Jenjang S2

No
Nama
Universitas
Program Studi
1
Puteri Rosiati Rakhma Dianti
Universitas Negeri Yogyakarta
Penelitian dan Evaluasi
2
Rival Hanip
Universitas Negeri Surabaya
Pendidikan Dasar
3
Galih Suryadmaja
Universitas Gadjah Mada
Pengkajian Sani Pertunjukkan dan Seni Rupa
4
Masyitah Magfirah Rizam
Universitas Negeri Malang
Pendidikan Bahasa Indonesia
5
Muhammad Arham Rajab
Institut Pertanian Bogor
Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan
6
Andi Isran
Universitas Islam Nusantara
Pendidikan Agama Islam
7
Herlina Astuti Esfe
Universitas Indonesia
Ilmu Linguistik
8
Sovia Wulandari
Universitas Negeri Padang
Pendidikan Bahasa Indonesia
9
Radite Yogaswara
Universitas Gadjah Mada
Ilmu Kimia
10
Dudu Kurniadi
Universitas Pakuan
Manajemen Pendidikan
11
Fachruddin Hari Anggara
Institut Pertanian Bogor
Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan
12
Irma
Institut Pertanian Bogor
Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan
13
Rachma Puspitasari
Universitas Gadjah Mada
Ilmu Lingkungan
14
Fatmawati Gaffar
Universitas Negeri Malang
Universitas Negeri Malang
15
Mei Susanto
Universitas Indonesia
Hukum Tata Negara
16
Helminawati
Universtas Gadjah Mada
Farmasi Klinik
17
Rini Parmila Yanti
Universias Andalas
Ilmu Sosiologi

Jenjang S3

No
Nama
Universitas
Program Studi
1
Desi Fitria Wulandari
Universitas Pendidikan Indonesia
Pendidikan IPA
dinyatakan LULUS dan berhak menerima bantuan untuk melaksanakan kegiatannya masing-masing. Dan dimohon untuk mengirimkan rincian anggaran disertakan fotokopi buku tabungan dan surat keterangan dari universitas yang menerangkan jumlah anggaran pendidikan, ke alamat email mandiri_bu@yahoo.co.id

Friday, January 27, 2012

Beasiswa ke England untuk Lulusan SMA

0 comments
Kesempatan untuk memenangkan beasiswa S-1 di Bangor University, Inggris, terbuka bagi Anda lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Bangor University yang berdiri pada tahun 1884 merupakan salah satu institusi pendidikan tertua dan cukup bergengsi di Inggris.

Bagi yang ingin mencoba, aplikasi paling lambat diterima pada 1 Juni 2012. Bagi kandidat terpilih, beasiswa yang diberikan hingga 1000 poundsterling.

Persyaratan:

- Mereka yang terpilih mendapatkan beasiswa internasional ini adalah yang mengajukan aplikasi sebelum 1 Juni 2012
- Beasiswa Internasional akan berlaku untuk program yang akan dimulai pada September 2012
- Kandidat yang telah menerima beasiswa lain dari Bangor University ataupun beasiswa lainnya, tidak berhak untuk mengajukan beasiswa internasional ini
- Kesempatan ini tidak terbuka untuk kandidat dari Inggris/Uni Eropa

Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web www.bangor.ac.uk

Tips

Setiap negara memiliki kebijakan tentang pendidikan yang umumnya sangat berbeda. Tak terkecuali Inggris, sebuah negara yang kaya akan budaya, yang menjadikannya salah satu negara terfavorit tujuan pelajar internasional untuk melanjutkan studi, termasuk para pelajar dari Indonesia.

Lalu, bagaimanakah cara untuk melanjutkan studi di Inggris?

Sama seperti negara-negara lain, hal utama yang harus diperhatikan ketika ingin melanjutkan studi di luar negeri adalah menguasai bahasa negara yang dituju dan yakin dengan program studi yang akan kita pilih. Namun, melanjutkan studi di Inggris menjadi sedikit lebih rumit untuk para pelajar setingkat SMA, khususnya pelajar yang sekolahnya tidak membuka kelas internasional.

"Akses untuk masuk ke program studi di Inggris dari S-1 ke S-2 itu tidak masalah karena bisa langsung ke universitas. Tapi, untuk pelajar SMA yang ingin ke S-1 itu ada beberapa pertimbangan," ungkap UK Education Manager, British Council, Andrias Soesilo, dalam sebuah seminar bertajuk "UK Higher Education" yang digelar Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia bersama British Council pada "The Best of UK Festival", di Epicentrum Walk, Rasuna Said, Jakarta, Jumat (9/12/2011).

Ia menjelaskan untuk pelajar lulusan setingkat SMA yang di sekolahnya tidak terdapat kelas internasional harus mengambil program foundation selama 9-12 bulan. Dalam program tersebut akan diajarkan beberapa komponen, seperti menulis laporan, dan kemahiran berbahasa Inggris.

"Tentu saja itu harus, karena nantinya para pelajar akan sering melakukan presentasi," ujarnya.

Sementara, untuk pelajar lain yang telah mengikuti kelas internasional di sekolahnya juga harus mengikuti program IB Diploma atau GCE A-Level selama sekitar dua tahun. Dengan program tersebut, para pelajar dimungkinkan untuk memilih lima institusi yang menjadi pilihannya.

"A-Level itu disesuaikan dengan program studi yang akan diambil. Memang menyita waktu, tetapi bisa mengatasi kebingungan karena pelajar dapat memilih lima institusi berbeda. Untuk mengatasi kegagalan, sebaiknya jangan memilih institusi favorit semua," ujarnya.

Sama halnya dengan program studi, tiap-tiap institusi juga memiliki standar yang berbeda. Akan tetapi, secara umum, terang Andrias, program studi bisnis, hukum, dan kedokteran memiliki kompetisi yang lebih ketat. Itu terjadi, menurut dia, karena ketersediaan kelas pada program studi tersebut sangat terbatas.

Program studi bisnis si setiap kelasnya sekitar 30 sampai 40 pelajar, program studi hukum sekitar 15 sampai 20, bahkan untuk universitas favorit, program studi hukum hanya menampung 10 pelajar di setiap kelasnya. Adapun untuk program studi kedokteran jumlahnya lebih sedikit, umumnya hanya 5 pelajar di setiap kelasnya.

"Itu pun nilai A-Levelnya harus A atau B semua, tergantung institusinya. Dan kemahiran bahasa Inggris tentunya menjadi mutlak," ungkap Andrias.

Beasiswa UMB-PTN

0 comments
Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) menyediakan 2.000 beasiswa pendaftaran bagi calon mahasiswa miskin yang mengikuti Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (UMB-PTN). Penyeleksian calon penerima beasiswa tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak sekolah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Perhimpunan SPMB Perwakilan Jateng DIY Prof Ir Eko Budihardjo MSc, kemarin. Dia mengatakan, dalam pemberian beasiswa pendaftaran UMB-PTN tersebut, 2.000 beasiswa akan dibagi menjadi dua, yakni 1.000 beasiswa khusus untuk pendaftar yang menjadi korban bencana Padang dan 1.000 beasiswa untuk pendaftar yang berasal dari kalangan umum.

”Kami meminta kepada kepala sekolah untuk mendata dan merekomendasikan siswanya yang berhak mendapatkan beasiswa itu. Sebanyak 1.000 beasiswa dari kalangan umum, sedangkan untuk korban bencana Padang hingga saat ini sudah terpenuhi 998 orang,” katanya.

Tahun ini UMB-PTN melibatkan 12 perguruan tinggi negeri (PTN) dalam menjaring mahasiswa di seluruh Indonesia. Jumlah PTN yang mengikuti tahun 2010 ini pun bertambah dibandingkan tahun 2009 yang hanya diikuti sembilan PTN.
Melihat Prestasi
Ke-12 PTN yang mengikuti UMB-PTN 2010, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Palangkaraya. Kemudian, Universitas Syah Kuala, Universitas Malikussaleh, Universitas Sumatra Utara (USU), Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Jambi, dan Universitas Islam Negeri Makassar.

Eko menjelaskan, UMB-PTN tidak melihat calon mahasiswa dari kemampuan membayar sumbangan, namun sejauh mana prestasi dan kemampuan calon mahasiswa dalam mengerjakan soal-soal UMB-PTN.

Sejak pendaftaran yang berlangsung 12 April-19 Mei 2010, hingga saat ini sudah ada 30.180 pendaftar yang melakukan registrasi. Sementara target yang hendak diraih dalam pendaftaran antara 95.000-105.000 pendaftar.

Pendaftaran dapat dilakukan di berbagai kota di Indonesia, yakni Pekanbaru, Palembang, Lampung, Cirebon, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya atau untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di website www.spmb.or.id.

Sementara itu, kuota mahasiswa baru setiap PTN lewat UMB-PTN, menurut Eko, jumlahnya bervariasi tergantung PTN yang bersangkutan, namun PTN yang memiliki kuota penerimaan terbesar adalah USU dan UI.

”Kami memang tidak memaksa PTN untuk mengikuti UMB-PTN, apalagi PTN juga memiliki jalur penerimaan secara mandiri, ditambah SNMPTN yang dikelola langsung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti),” tandasnya.

Beasiswa Universitas Diponegoro

1 comments
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (UU Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003). Universitas Diponegoro sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi disamping bertugas menyebarkan dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni, juga mengemban tugas mendidik mahasiswa yang kelak tidak hanya diharapkan menguasai IPTEKS, tetapi juga menjadi manusia yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa.

Sebagai generasi muda terdidik, mahasiswa merupakan sumberdaya manusia yang sangat potensial bagi pembangunan. Sebagai warga negara, mahasiswa berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kemampuannya (UUD ’45 pasal 31). Dari kedua pernyataan diatas jelas bahwa pemerintah wajib memberikan sarana dan prasarana sehingga mahasiswa memiliki peluang untuk menyelesaikan studi di Universitas Diponegoro dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu.

Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua orang tua / wali mahasiswa mampu membiayai pendidikan putra/putri mereka di Perguruan Tinggi, sehingga tidak jarang mengakibatkan terganggunya kelancaran studi dan bahkan dengan sangat terpaksa mahasiswa yang kondisi sosial ekonomi lemah ini harus berhenti kuliah.

Meskipun telah banyak lembaga yang ikut serta dalam program beasiswa, namun jumlahnya masih sangat sedikit. Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan agar jumlah beasiswa yang ditawarkan terus meningkat, sehingga lebih banyak lagi mahasiswa berasal dari sosial ekonomi lemah dapat terbantu dari beasiswa yang ditawarkan.

Maksud dan Tujuan Beasiswa Undip

Maksud dan tujuan pemberian beasiswa oleh pemerintah dan berbagai sumber, seperti dijelaskan diatas merupakan upaya :

1. Pemerataan kesempatan belajar bagi para mahasiswa yang berprestasi dan kurang berprestasi, namun secara ekonomis tidak atau kurang mampu secara ekonomi.
2. Mendorong dan mempertahankan semangat belajar mahasiswa sehingga mampu tetap berprestasi dan bergairah dalam menyelesaikan studi.
3. Mendorong mahasiswa berpacu mencapai prestasi akademik yang tertinggi sehingga sumberdaya manusia yang potensial tersebut tidak sia-sia.


Sasaran Beasiswa Universitas Diponegoro

Beasiswa dari berbagai sumber secara umum ditujukan kepada semua mahasiswa program regular S 0 dan S1 yang memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh pemberi beasiswa.

Mahasiswa yang menjadi sasaran adalah mereka yang berasal dari keluarga dengan sosial ekonomi terbatas,berprestasi,yang duduk sebagai mahasiswa aktif pada semester I sampai dengan VI bagi mahasiswa Program S0 dan semester I sampai dengan VIII bagi mahasiswa Program S1.

Kiat Sukses Menulis Esai Untuk Beasiswa

0 comments
Untuk mendapatkan dan terpilih sebagai penerima beasiswa, terutama untuk melanjutkan studi di luar negeri, tak cukup hanya bermodalkan kemampuan yang baik dalam berbahasa Inggris. Ada kiat lain yang penting diperhatikan untuk memenangi kompetisi: penulisan esai! Tak jeli dalam penulisan esai, harapan bisa pupus. Esai adalah suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subyek tertentu yang coba dinilainya. Mari kita kenali tips / kiat Sukses Menulis Esai Untuk Beasiswa

1. Pastikan esai sesuai dengan tema
Misalnya, Anda mengajukan beasiswa yang berbasis pada pelayanan komunitas atau publik. Dalam berkas lamaran, Anda dapat membuat daftar berbagai grup komunitas yang telah diikuti dan berbagai penghargaan yang berkaitan yang pernah diraih. Intinya, buatlah esai yang brilian, tetapi sarat pesan yang sesuai dengan jurusan yang Anda inginkan dan alasan yang mendasari mengapa menginginkan studi itu sebagai prioritas pertama.

2. Menjawab pertanyaan dasar
Pernahkah Anda menanyakan sebuah pertanyaan, tetapi merasa bahwa sebenarnya ada pertanyaan mendasar yang seharusnya ditanyakan? Dalam banyak kasus, pertanyaan esai hanya batu loncatan bagi Anda untuk menjawab pertanyaan mendasar yang dimanfaatkan para juri untuk mengetahui alasan yang sesungguhnya. Misal, sebuah organisasi yang memberikan beasiswa di bidang bisnis kemungkinan akan mengajukan pertanyaan, "Mengapa Anda tertarik mempelajari bidang studi bisnis?". Sebenarnya, pertanyaan dasar yang mereka ajukan adalah "Mengapa Anda tertarik belajar di studi bisnis dan mengapa Anda merasa sebagai kandidat terbaik di bidang bisnis yang akan mendapatkan beasiswa kami?".

Dalam pertarungan memenangi beasiswa, Anda akan berkompetisi dengan kandidat yang memiliki latar belakang dan tujuan yang sama. Gunakan pertanyaan esai sebagai jalan untuk membuktikan kepada pemberi beasiswa bahwa Anda adalah orang yang paling layak menerima beasiswa.

3. Berbagi cerita tentang diri sendiri
Selain menjelaskan alasan mengapa ingin memenangi beasiswa, penting juga untuk menceritakan sesuatu tentang diri Anda. Jelaskanlah dalam uraian singkat 500-1000 kata. Tidak perlu menjelaskan semua tentang diri Anda. Hanya ceritakan dengan fokus salah satu aspek dari diri Anda. Dengan kata lain, jangan menjelaskan semuanya.

Misalnya, jika Anda menulis keterlibatan dalam sebuah aktivitas atau organisasi, fokuskan pada salah satu pengalaman.

4. Tulisan harus menunjukkan "passion"
Anda pasti pernah menulis banyak esai. Sekarang, cobalah lebih jujur, sebagian besar topik yang Anda tulis, sering kali sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi konsen pribadi. Dalam menulis esai beasiswa, Anda mungkin akan menulis dengan cara yang sama. Tetapi, cara ini akan mengakibatkan kegagalan fatal.

Para pemenang beasiswa umumnya menulis esai tentang apa yang mereka senangi sehingga gairah penulis akan terasa. Ingatlah, ketika Anda secara antusias menceritakan sesuatu yang disenangi, tidak membutuhkan usaha yang lebih besar karena energi itu akan terpancar dalam tulisan. Oleh karena itu, ketika memilih sebuah topik, yakinlah itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda pedulikan selama ini dan menjadi ketertarikan tersendiri.

5. Esai harus spesifik
Kesalahan umum dalam menulis esai adalah menggunakan pendapat umum, daripada sesuatu yang lebih spesifik. Misalnya, jangan menulis, "Pendidikan adalah kunci kesuksesan". Sebaliknya, juri beasiswa menginginkan kisah hidup Anda yang menunjukkan bagaimana pendidikan telah memengaruhi hidup Anda. Misalnya, jika Anda ingin menjadi astronot, Anda bisa menjelaskan bahwa cita-cita ini berawal dari hadiah yang diberikan ayah Anda, yaitu berupa pesawat roket. Fokuslah pada salah satu pengalaman yang membuat pembaca akan teringat tentang kisah Anda itu.

6. Harus ada pernyataan inti
Pastikan esai yang Anda tulis memiliki poin yang jelas, hal yang kebanyakan jarang terlihat dalam berbagai esai mahasiswa. Harus ada ide sentral yang dipahami pembaca. Coba trik sederhana ini untuk menemukan inti dari esai Anda, "Bagaimana Anda menjelaskan esai yang ditulis dalam satu kalimat?" Jika Anda tak dapat menjabarkannya dalam satu kalimat, mungkin poin utamanya belum cukup jelas. Atau yang lebih buruk, esai Anda mungkin memang tidak memiliki tesis tertentu.

7. Tunjukkan prestasi
Memenangi beasiswa adalah tentang bagaimana memberikan kesan dan menunjukkan kepada para pemberi beasiswa bahwa Anda adalah kandidat terbaik yang layak mereka biayai. Prestasi, aktivitas, bakat, dan berbagai penghargaan yang pernah Anda raih akan membuktikan bahwa Anda benar-benar kandidat terbaik. Gunakan esai untuk turut menjelaskannya.

Tips Tambahan : Langkah-langkah pembuatan esai


Jika dipetakan mengenai langkah-langkah membuat esai, bisa dirunut sebagai berikut:

1. Menentukan tema atau topik
2. Membuat outline atau garis besar ide-ide yang akan kita bahas
3. Menuliskan pendapat kita sebagai penulisnya dengan kalimat yang singkat dan jelas
4. Menulis tubuh esai; memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian buatlah beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan kita sebagai penulisnya, selanjutnya kita harus mengembangkan subtema yang telah kita buat sebelumnya.
5. Membuat paragraf pertama yang sifatnya sebagai pendahuluan. Itu sebabnya, yang akan kita tulis itu harus merupakan alasan atau latar belakang alasan kita menulis esai tersebut.
6. Menuliskan kesimpulan. Ini penting karena untuk membentuk opini pembaca kita harus memberikan kesimpulan pendapat dari gagasan kita sebagai penulisnya. Karena memang tugas penulis esai adalah seperti itu. Berbeda dengan penulis berita di media massa yang seharusnya (memang) bersikap netral.
7. Jangan lupa untuk memberikan sentuhan akhir pada tulisan kita agar pembaca merasa bisa mengambil manfaat dari apa yang kita tulis tersebut dengan mudah dan sistematis sehingga membentuk kerangka berpikir mereka secara utuh.


Bagaimanapun juga, jangan hanya terpatok pada apa yang diminta dalam syarat pengajuan. Gunakan kesempatan untuk fokus pada prestasi yang spesifik, tempatkan pada konteks yang sesuai.

Selamat mencoba!

Tips Sukses Wawancara Beasiswa

0 comments
Kabar berhasil melewati sejumlah tahapan dalam seleksi penerima beasiswa pasti menjadi kabar yang sangat baik. Apalagi, jika telah mencapai tahapan wawancara yang merupakan tahap akhir dari serangkaian tes yang harus dilalui bagi calon penerima beasiswa. Memasuki tahapan ini, artinya Anda dianggap sebagai kandidat yang kompeten untuk menerima pembiayaan studi. Tetapi, jangan berpuas hati. Tak sedikit yang harus "gigit jari" karena tak berhasil melampaui tahapan ini. Nah, berikut ini adalah pertanyaan umum dalam wawancara beasiswa dan bagaimana jawaban terbaik yang harus diberikan, seperti dikutip dari www.supercollege.com. Yuk, disimak!

1. Bagaimana Anda saat menjadi seorang pemimpin, atau, bagaimana Anda menggambarkan kepemimpinan?

Jika Anda mendapat pertanyaan mengenai kemampuan kepemimpinan, jangan hanya mengungkapkan sejumlah titel atau posisi yang pernah diraih. Fokuskan pada posisi kepemimpinan yang spesifik atau aktivitas yang bisa memberikan gambaran secara detil serta menunjukkan komitmen yang kuat. Misalnya, aktivitas sosial yang dilakukan, serta bagaimana Anda berkompetisi meraih sesuatu akan memudahkan pewawancara untuk mengukur prestasi Anda. Ingat, tidak harus menceritakan bagaimana Anda mengorganisasi sesuatu atau memotivasi orang lain. Hal itu justru terkesan sangat klasik.

2. Apa kekuatan dan kelemahan terbesar Anda?

Akan sangat mudah untuk mengatakan bahwa kekuatan Anda adalah seseorang yang mau bekerja keras. Tetapi, apa yang akan menjadi bukti kekuatan itu? Gunakan sebuah contoh. Sampaikan sebuah ilustrasi yang bisa menggambarkan apa yang Anda maksud dengan kekuatan itu. Tidak cukup hanya mengatakan bahwa Anda memiliki kualitas kepemimpinan yang baik. Anda harus bercerita tentang kejadian dimana Anda memang memimpin, apa hasil dari kepemimpinan Anda? Kenapa Anda melakukannya? Hal ini akan memudahkan pewawancara untuk memercayai bahwa itu memang kekuatan Anda.

Nah, ketika berbicara tentang kelemahan, jujur, tetapi penting untuk menunjukkan tindakan apa yang Anda ambil untuk mengatasi kelemahan itu. Mengakui kegagalan bukanlah kesalahan. Yang terpenting, bagaimana Anda mengambil langkah untuk mengatasi kegagalan itu.

3. Siapa yang menjadi tokoh panutan Anda?

Ketika pewawancara mengajukan pertanyaan ini, mereka bermaksud untuk mempelajari diri Anda dari jawaban yang diberikan. Dengan kata lain, siapa orang yang Anda kagumi menggambarkan sesuatu tentang Anda. Jadi, berhati-hatilah dalam menjelaskan siapa sosok yang Anda kagumi. Tak masalah siapapun yang Anda pilih sebagai "pahlawan", asal yakin bahwa Anda mengetahui banyak tentang tokoh itu untuk menjelaskan secara spesifik tentang pribadinya.

4. Apa buku favorit Anda?

Jangan memberikan laporan tentang sebuah buku, ketika menjawab pertanyaan ini. Apa yang diinginkan pewawancara adalah untuk memelajari siapa Anda. Apa yang Anda katakan tentang pentingnya membaca buku mengindikasikan ketertarikanmu, apa yang Anda yakini, tujuan dan hal yang disukai maupun tidak disukai.

Ketika berpikir tentang buku yang akan dipilih sebagai bacaan favorit, katakan bahwa pilihan itu membuatmu berpikir berbeda atau mendorong untuk melakukan suatu aksi tertentu. sebutkan juga, apa yang secara khusus membuat Anda terhubung dengan tokoh utama. Yang terpenting bukanlah apa buku yang Anda sukai, tetapi mengapa buku itu berarti bagi Anda.

5. Kenapa Anda memilih kampus ini?

Ini adalah kesempatan terbaik untuk mengungkapkan sesuatu tentang diri Anda melalui jawaban yang diberikan. Anda tentu bukannya menjadi tour guide dengan mendeskripsikan aset terbesar yang ada di kampus itu. Lebih baik menjelaskan bahwa Anda memilih sekolah itu karena fasilitas riset yang dimiliki. Jelaskan apa yang Anda akan lakukan dengan fasilitas-fasilitas yang ada. Lebih detil dan spesifik akan lebih baik.

6. Apa mata kuliah/mata pelajaran yang disukai di sekolah/kampus? Mengapa?

Akan terlihat mudah untuk menyebutkan mata pelajaran favorit. Tetapi, pewawancara mencoba memahami mengapa Anda menyukai apa yang Anda suka. Beri alasan dan contoh mengapa Anda menyukainya. Misalnya, ketika Anda menjawab menyukai Bahasa Inggris, berikan jawaban lebih dari sekadar, "Karena saya menyukainya" atau "Karena saya bagus dalam Bahasa Inggris".

Pertanyaan ini juga bisa Anda manfaatkan untuk menyebutkan sejumlah pencapaian atau penghargaan. Jika Anda mengatakan bahwa mata pelajaran yang disukai adalah Bahasa Inggris, Anda dapat berbicara tentang kompetisi menulis yang Anda menangkan, dan lain-lain.

7. Apa pengalaman akademik yang paling berkesan?

Pertanyaan seperti ini adalah kesempatan besar untuk menyampaikan sejumlah pencapaian yang berkesan. Yakinkan, bahwa apa yang Anda sampaikan detil dan menjelaskan bagaimana pentingnya pengalaman itu. Gunakan jawaban sebagai kesempatan untuk sedikit memberikan gambaran tentang Anda melalui cerita tentang proyek atau kelas yang berarti bagi Anda dan memberikan contoh yang membuat orang akan mengingatnya. Jika memungkinkan, pilihlah topik yang berhubungan dengan beasiswa yang akan menggambarkan mengapa Anda benar-benar ingin memenangkan beasiswa itu.

Semoga berhasil!

Artikel Mengenal Jenis-jenis Beasiswa

0 comments
Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Beasiswa dapat diberikan oleh lembaga pemerintah, perusahaan ataupun yayasan. Pemberian beasiswa dapat dikategorikan pada pemberian cuma-cuma ataupun pemberian dengan ikatan kerja (biasa disebut ikatan dinas) setelah selesainya pendidikan. Lama ikatan dinas ini berbeda-beda, tergantung pada lembaga yang memberikan beasiswa tersebut. Mencari beasiswa, tak cukup hanya mencari informasi. Mengenal jenis-jenis beasiswa juga penting dilakukan untuk menemukan, beasiswa mana yang pas untuk karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat diburu, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Beberapa universitas umumnya memberikan beasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Ada juga beasiswa prestasi yang berbasis pada kecakapan akademik, budaya, dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada. Setiap pendonor beasiswa tentunya memiliki daya tarik dan aturan sendiri terkait beasiswa yang diberikan. Ketika Anda mempelajari beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya Anda harus mengetahui berapa banyak, dan alasan dibalik beasiswa tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa:

  • Beasiswa Penghargaan
    Beasiswa ini biasanya diberikan kepada kandidat yang memiliki keunggulan akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Meski sangat kompetitif, beasiswa ini ada dalam berbagai bentuk.


  • Beasiswa Bantuan
  • Jenis beasiswa ini adalah untuk mendanai kegiatan akademik para mahasiswa yang kurang beruntung, tetapi memiliki prestasi. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.


  • Beasiswa Atletik
  • Universitas biasanya merekrut atlet populer untuk diberikan beasiswa dan dijadikan tim atletik perguruan tinggi mereka. Banyak atlet menyelesaikan pendidikan mereka secara gratis, tetapi membayarnya dengan prestasi olahraga. Beasiswa seperti ini biasanya tidak perlu dikejar, karena akan diberikan keada mereka yang memiliki prestasi.


  • Beasiswa Penuh
  • Banyak orang menilai bahwa beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan. Jika Anda benar-benar beruntung, tentunya Anda akan mendapatkan beasiwa seperti ini. Beasiswa akan diberikan untuk menutupi kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan. Namun, banyak beasiswa lainnya meng-cover biaya hidup, buku, atau sebagian dari uang sekolah.


Apapun jenis beasiswanya, Anda perlu benar-benar mempelajarinya. Jika sudah mendapatkannya, maka manfaatkan sebaik-baiknya! Selamat mencoba!
 
Beasiswa Unggulan © 2011 Grade science & World Sharings. Supported by Google docs viewer

Thanks for All friends